Penulis : Lili Guntur
BANDUNG – KABAR MERDEKA |Belum diperoleh pernyataan resmi dari pihak otoritas setempat,kapan pembangunan akses tol Katapang – Jalak Harupat dan akses tol Parungserab -Balerame Pemda akan dilanjutkan.Sejak 2017 pembangunannya mangkrak.

Situasi terkini dilaporkan bahwa lahan akses tol Soroja di Katapang,tepatnya di kampung Pamoyanan lahannya digunakan sebagai garasi mobil truk truk besar dan toko material bangunan.

Sedangkan akses tol Soroja Parungserab lahannya digunakan sebagai sarana tempat bermain warga dan kegiatan kuliner. Hal tersebut menurut politisi partai NasDem Kabupaten Bandung,Agus Yasmin (AY), tidak jadi masalah selama belum difungsikan,jangan sampai menjadi lahan tidur.
“Diberdayakan untuk digunakan supaya kemudian akses lalulintas minimal kendaraan bermotor dan kegiatan masyarakat bisa menggunakan lahan itu.”Ujar AY.
Rencananya lahan tersebut akan dijadikan tempat kegiatan kuliner dan sudah mendapat persetujuan bupati Bandung saat acara Rembug Bedas di desa Parungserab.
Hal tersebut menurut AY boleh-boleh saja sebelum berfungsi. “Toh dipake mobil henteu, dipake motor henteu, kendaraan lalulintas formal tidak,ya gunakanlah untuk mssyarakat. Kan lebih baik menurut saya. Prinsipnya tidak boleh ada lahan tidur!”Tandas dia.
“Tempat bermain masyarakat lah, arena terbuka buat masyarakat sementara sebelum jalan difungsikan.”Imbuh AY.
Bahkan ada rumor bahwa akses tol Soroja yang berlokasi di desa Katapang lahannya akan dijadikan bangunan gudang.***













