Jurnalis : Lili Guntur
KAB.BANDUNG BARAT – KABAR MERDEKA | Situwangi adalah sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Provinsi Jawa Barat.
Sebelah utara berbatasan dengan Desa Cipatik,sebelah timur berbatasan dengan Desa Jatisari yang termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Kutawaringin,Kabupaten Bandung, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Kidang Pananjung Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat (KBB), dan sebelah barat berbatasan dengan Desa Tanjungwangi Kecamatan Cihampelas.
Luas wilayah Desa Situwangi mencapai 543,3 Ha,dengan mata pencaharian penduduknya sebagai buruh, pedagang dan karyawan. Adapun produk unggulan Desa Situwangi adalah berupa pengrajin kerai bambu dan taraje (tangga) bambu.
“Para pengrajin kerai dan taraje memasarkan hasil produksinya ke daerah Bandung.” Ujar Sekdes Situwangi,Buldan,kepada kabarmerdekanews.com di ruang kerjanya,Kamis (31/10/2024).

Topografi Desa Situwangi 70 persen dikelilingi perbukitan dan hanya sekitar 30 persen berupa kawasan persawahan.
Buldan mengatakan, pada 2030 persawahan Desa Situwangi diprediksi akan beralih fungsi jadi kawasan perumahan. Menurut sekdes dari total 30 persen luas areal persawahan yang ada, sekitar 25 persennya sudah menjadi kawasan perumaham.
“Di sini (Desa Situwangi) sudah banyak berdiri perumahan.” Imbuhnya.
Demikian halnya dengan kondisi perbukitan yang merupakan lahan milik adat (perorangan) , sebagian besar sudah jatuh ke tangan pengembang dan pengusaha galian C. Bukit – bukit tersebut di tugar menggunakan alat berat (Beco), batu dan cadasnya diambil untuk digunakan bahan urugan proyek -proyek pembangunan.
Pengusaha Galian C
Setiap hari para penambang terus melakukan ekplorasi, mengeruk batu dan cadas dari bukit-bukit yang berada di kawasan Desa Situwangi. Tiap hari suara gemuruh Beco terdengar meraung-raung menancapkan garpu raksasa meremuk redamkan batu cadas seraya dihempaskan ke dalam truk-truk besar untuk diangkut menuju sejumlah proyek pembangunan.
Menurut pengakuan salah seorang tokoh masyarakat Situwangi, keberadaan proyek penambangan atau pengusaha galian C tersebut cukup memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli desa (PAD) Desa Situwangi. Juga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar dalam bentuk terbukanya lapangan kerja serta adanya bantuan sosial kemanusiaan dan pembangunan bagi lingkungan masyarakat setempat.
“Seperti pembangunan masjid, bantuan kegiatan PHBN, dan bentuk bantuan sosial kemanusiaan lainnya. Dari pengusaha galian C suka ada sumbangan. Juga terbukanya kesempatan bekerja untuk warga.”Ungkap Kepala Dusun Situwangi,Ade, saat berbincang dengan jurnalis KabarMerdekaNews.Com di kantor Desa Situwangi,Kamis (31/10/2024).
Dampak dari lajunya pembangunan di Desa Situwangi berimbas pula terhadap naiknya harga jual tanah. Di 2024 nilai jual tanah di kawasan Desa Situwangi posisi pinggir jalan rata – rata mencapai Rp 20 juta per tumbak.
“Tos jarang nu 15 juta,rata – rata 20 juta per tumbak.”Tandas Sekdes.***













