RISALAH – KABAR MERDEKA | Kejadian anak yang tega memukul ayahnya di tengah pasar menegaskan bahwa setiap perbuatan yang kita lakukan kepada orang tua akan kembali kepada kita melalui sikap anak-anak kita kelak. Dalam sebuah hadits, Rasulullah ﷺ memberikan peringatan:
كلُّ ذنوبٍ يؤخِرُ اللهُ منها ما شاءَ إلى يومِ القيامةِ إلَّا البَغيَ وعقوقَ الوالدَينِ ، أو قطيعةَ الرَّحمِ ، يُعجِلُ لصاحبِها في الدُّنيا قبلَ المَوتِ
“Setiap dosa, Allah akan menunda (hukumannya) sesuai dengan kehendakNya pada hari Kiamat, kecuali durhaka kepada orang tua dan memutuskan silaturrahim. Sesungguhnya orangnya akan dipercepat (hukumannya sebelum hari Kiamat).” (HR Bukhari: 459 )
Pesan utama dari kisah ini adalah pentingnya menjaga bakti kepada orang tua jika kita mendambakan memiliki keturunan yang saleh dan taat. Keikhlasan kita dalam merawat serta menghormati orang tua adalah investasi terbaik untuk menjamin kebahagiaan masa tua kita sendiri di masa depan.
Mari kita perbaiki hubungan dengan orang tua saat ini sebagai langkah awal untuk membentuk karakter anak-anak yang berakhlak mulia di kemudian hari. Semoga Allah ﷻ senantiasa menjaga keharmonisan keluarga kita dan menjadikan keturunan kita sebagai penyejuk hati yang istiqamah dalam ketaatan.
Allahu a’lam bishawab. (KHB)***











