RISALAH – KABAR MERDEKA | Dosa yang sampai saat ini masih sering dianggap remeh adalah dosa pacaran. Padahal, pacaran adalah pintu masuk menuju dosa-dosa zina lainnya. Penting untuk kita pahami bahwa batasan yang Allah ﷻ tetapkan adalah bentuk perlindungan agar kita tidak tergoda dengan hasutan setan yang sering datang secara halus.
Allah ﷻ berfirman:
وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلًا
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. (QS Al-Isra: 32).
Ayat ini dengan tegas melarang segala hal yang menjadi perantara atau pembuka jalan menuju zina. Mulai dari tatap-tatapan, mengungkapkan rasa cinta, berbalas pesan cinta padahal belum mahram adalah pintu-pintu awal menuju zina yang lebih besar. Oleh karena itu, Allah ﷻ dengan tegas melarang kita mendekati hal-hal tersebut.
Mari kita lebih waspada terhadap jebakan perasaan yang belum halal dan tidak tertipu oleh gaya pacaran yang seolah-olah terlihat religius. Semoga Allah ﷻ senantiasa menjaga kesucian diri kita serta membimbing kita untuk menyalurkan fitrah cinta hanya melalui jalan pernikahan yang diberkahi. Mari istiqamah dalam menjaga adab pergaulan demi meraih kemuliaan hidup dan rida-Nya di dunia maupun akhirat.
Allāhu a‘lam bish-shawāb.***














