RISALAH – KABAR MERDEKA | Setiap kata yang keluar dari mulut kita bisa membawa kebaikan, tapi juga bisa menjadi sebab datangnya dosa dan murka Allah. Sayangnya, banyak orang yang berbicara tanpa berpikir terlebih dahulu, padahal ucapan sekecil apa pun akan dimintai pertanggungjawaban.
Rasulullah ﷺ bersabda yang artinya:
“Sesungguhnya ada seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang tidak dipikirkan bahayanya terlebih dahulu, sehingga membuatnya dilempar ke neraka dengan jarak yang lebih jauh dari pada jarak antara timur dan barat.” (HR Muslim: 2988).
Sering kali, seseorang menganggap ucapannya sepele. Namun, Allah mengingatkan kita dalam Al-Qur’an:
وَّتَحْسَبُوْنَهٗ هَيِّنًاۙ وَّهُوَ عِنْدَ اللّٰهِ عَظِيْمٌ ۚ
“Kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar.” (QS An-Nur [24]: 15).
Maka, berhati-hatilah sebelum berbicara. Tidak semua yang ada di pikiran harus diucapkan. Jika ucapan membawa manfaat, katakanlah. Jika tidak, lebih baik diam.
Ingin selamat? Jagalah lisanmu. Rasulullah ﷺ bersabda:
قَالَ أَمْلِكْ عَلَيْكَ لِسَانَكَ وَلْيَسَعْكَ بَيْتُكَ وَابْكِ عَلَى خَطِيئَتِكَ
“Kuasailah lidahmu, hendaklah rumahmu luas bagimu, dan tangisilah kesalahanmu.” (HR Tirmidzi: 2406).
Ingatlah bahwa ucapan yang salah bisa membuat kita celaka, tapi ucapan yang baik bisa menjadi jalan menuju surga.(KHB/LG)***













