Example floating
Example floating
Risalah

Sering Maksiat Tapi Rezeki Lancar? Ini Penjelasan Al-Qur’an

1
×

Sering Maksiat Tapi Rezeki Lancar? Ini Penjelasan Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini

RISALAH – KABAR MERDEKA | Mengapa ada orang yang bermaksiat tapi hidupnya berkecukupan? Mengapa pelaku dosa justru terlihat bahagia, sehat, dan sukses? Al-Qur’an menjelaskan fenomena ini sebagai ujian dan istidraj—nikmat yang tampak seperti anugerah, padahal bentuk pembiaran dari Allah.

iklan layanan masyarakat
© kabarmerdekanews.com

Penjelasan dalam Al-Qur’an

Allah SWT berfirman:

“Hati mereka telah menjadi keras, dan setan pun menjadikan terasa indah bagi mereka apa yang mereka kerjakan.”
(QS Al-An‘am: 43)

“Ketika mereka melupakan peringatan, Kami bukakan pintu segala kesenangan. Saat mereka bergembira, Kami siksa mereka secara tiba-tiba.”
(QS Al-An‘am: 44)

Maknanya:
Orang yang terus-menerus bermaksiat, tetapi hidupnya makin nyaman, sejatinya sedang diuji dengan kesenangan. Mereka merasa sukses karena usaha sendiri dan lupa bersyukur, hingga Allah menimpakan azab secara tiba-tiba.

Hadis Tentang Istidraj

Rasulullah SAW bersabda:

“Jika kamu melihat seseorang tetap bermaksiat tetapi mendapat nikmat, maka itu adalah istidraj.”
(HR Ahmad, at-Tabrani, al-Baihaqi)

Pelajaran bagi Orang Beriman

• Ujian bisa berupa penderitaan atau kemewahan.

• Orang beriman saat diuji:
➤ Bersabar saat sulit
➤ Bersyukur saat lapang

• Semua yang menimpa adalah kebaikan jika dihadapi dengan iman.

(Teguh Imam Suyudi)***
Ilustrasi Berdoa (Gambar: Lirboyo.net)

Tags: Arti istidraj dalam IslamHikmah rezeki orang berdosaKenapa orang jahat rezekinya lancarRezeki orang maksiatTafsir Alquran QS Al-An‘amUjian kesenangan dalam Islam

Baca Juga  Buah Sabar Sebagai Langkah Terberat Raih Surga Sebagai Hadiah Terindah