RISALAH – KABAR MERDEKA |Ketika sakit menimpa, apa yang pertama kali keluar dari lisan kita: keluhan atau kesabaran? Para ulama salaf sangat berhati-hati dalam menjaga ucapan saat menghadapi ujian. Diriwayatkan bahwa Imam Ahmad rahimahullāh pernah merintih karena sakit. Kemudian, beliau diingatkan bahwa setiap ucapan seorang hamba dicatat oleh malaikat. Sejak saat itu, beliau berusaha untuk lebih bersabar dalam menghadapi penderitaannya.
Allah ﷻ berfirman:
مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ اِلَّا لَدَيْهِ رَقِيْبٌ عَتِيْدٌ
“Tidak ada suatu kata pun yang terucap, melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat).” (QS Qāf [50]: 18).
Bukan berarti seseorang dilarang menjelaskan sakit yang dialaminya kepada dokter atau meminta bantuan serta doa kepada orang lain. Namun, seorang mukmin hendaknya menghindari kebiasaan mengeluh yang menunjukkan ketidakridhaan terhadap takdir Allah ﷻ.
Oleh karena itu, hadapilah setiap ujian dengan sabar, perbanyak istigfar dan doa, serta yakinlah bahwa setiap rasa sakit yang ditanggung dengan ikhlas akan menjadi sebab bertambahnya pahala dan dihapuskannya dosa.
Semoga Allah ﷻ menganugerahkan kepada kita kesabaran dalam menghadapi setiap ujian, menjaga lisan kita dari keluhan yang sia-sia, serta menjadikan setiap musibah sebagai penghapus dosa dan pengangkat derajat. Āmīn.
Allāhu Ta‘ālā a‘lam biṣhawāb.***
Mengeluh Saat Sakit? Akan Dicatat Oleh Malaikat













