RISALAH – KABAR MERDEKA | Setiap manusia tentu berharap kesehatan, rezeki, keturunan, dan kebahagiaan; semua itu termasuk kebaikan yang boleh, bahkan dianjurkan, untuk diminta kepada Allah ﷻ. Islam mengajarkan bahwa tidak ada takdir Allah yang buruk bagi hamba-Nya yang beriman, karena di balik setiap ketetapan-Nya selalu terdapat hikmah dan kebaikan, baik yang tampak maupun yang belum kita pahami.
Rasulullah ﷺ mengajarkan doa agar seluruh takdir kita dipenuhi dengan kebaikan, sebagaimana sabda beliau dalam doa berikut:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنَ الخَيْرِ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ ، مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ
Allāhumma innī as’aluka minal-khairi kullihi ‘ājilihī wa ājilihī, mā ‘alimtu minhu wa mā lam a‘lam
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu semua kebaikan yang disegerakan maupun yang ditunda, apa yang aku ketahui maupun tidak aku ketahui.”
(HR Ibnu Majah: 3846 dan Ahmad: 6/133).
Doa ini mengajarkan ketundukan total kepada Allah ﷻ, sekaligus pengakuan bahwa kebaikan sejati adalah apa yang Allah pilihkan. Oleh karena itu, marilah kita memperbanyak doa dengan penuh keyakinan, menyerahkan seluruh urusan kepada Allah, dan ridha terhadap setiap takdir-Nya, seraya memohon agar semuanya dijadikan kebaikan bagi dunia dan akhirat kita.
Semoga Allah ﷻ menganugerahkan kepada kita kebaikan yang menyeluruh dan menjaga kita dari segala keburukan.***
Apakah Bisa Meminta Semua Takdir Baik?










