Example floating
Example floating
Risalah

Cara Menerima Ujian Agar Dicintai Allah

1
×

Cara Menerima Ujian Agar Dicintai Allah

Sebarkan artikel ini

RISALAH – KABAR MERDEKA | Setiap orang pasti akan menghadapi ujian dalam hidup. Ada yang diuji dengan sakit, kehilangan, kesulitan ekonomi, atau perlakuan buruk dari orang lain. Namun, sebagai seorang muslim, yang terpenting bukanlah seberapa berat ujiannya, melainkan bagaimana sikap kita dalam menghadapinya.

iklan layanan masyarakat
© kabarmerdekanews.com

Ketika Allah memberikan ujian, jangan jadikan itu sebagai alasan untuk berkeluh kesah atau mempertanyakan takdir-Nya. Sebaliknya, jadikan ujian sebagai kesempatan untuk semakin mendekat kepada Allah. Terimalah ujian dengan hati yang lapang seraya berdoa, “Ya Allah, aku menerima ujian-Mu. Tolonglah hamba-Mu agar mampu melaluinya.” Sikap seperti inilah yang menunjukkan kerendahan hati dan ketergantungan seorang hamba kepada Rabb-nya.

Allah ﷻ berfirman:

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ

“Kami pasti akan mengujimu dengan sedikit ketakutan dan kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Sampaikanlah (wahai Nabi Muhammad,) kabar gembira kepada orang-orang sabar,” (QS Al-Baqarah [2]: 155)

Sebagaimana seorang guru memberikan ujian untuk mengukur kemampuan muridnya, demikian pula Allah menguji hamba-Nya bukan untuk menyusahkannya, tetapi agar terlihat siapa yang tetap beriman, bersabar, dan kembali kepada-Nya. Dari ujian itulah seorang hamba dapat meraih derajat yang lebih tinggi dan memperoleh kecintaan Allah.

Semoga setiap ujian yang kita hadapi menjadi jalan untuk semakin dekat kepada Allah, menghapus dosa-dosa kita, serta mengantarkan kita kepada rahmat dan cinta-Nya. Aamiin.

Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb.***

(Redaksi)

Baca Juga  Viral !! Tren Posting Aib Sendiri, Dan Merasa Bangga Karenanya