Example floating
Example floating
Risalah

Inilah Kisan Dibalik Sunnah Menikah Pada Bulan Syawal

71
×

Inilah Kisan Dibalik Sunnah Menikah Pada Bulan Syawal

Sebarkan artikel ini

RISALAH – KABAR MERDEKA | Sebagian masyarakat pada masa dahulu menganggap bulan Syawal sebagai bulan sial untuk melangsungkan pernikahan, sebuah kepercayaan yang berasal dari tradisi jahiliah dan tidak memiliki dasar dalam syariat. Namun, Islam datang untuk meluruskan keyakinan keliru tersebut. Rasulullah ﷺ justru menikahi Ummul Mukminin ‘Aisyah radhiyallāhu ‘anhā pada bulan Syawal dan membangun rumah tangga dengannya pada bulan yang sama. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh ‘Aisyah radhiyallāhu ‘anhā dalam hadits berikut:

تَزَوَّجَنِي رَسُولُ اللهِ فِي شَوَّالٍ، وَبَنَى بِي فِي شَوَّالٍ، فَأَيُّ نِسَاءِ رَسُولِ اللهِ كَانَ أَحْظَى عِنْدَهُ مِنِّي؟ قَالَ: وَكَانَتْ عَائِشَةُ تَسْتَحِبُّ أَنْ تُدْخِلَ نِسَاءَهَا فِي شَوَّالٍ

“Rasulullah ﷺ menikahiku pada bulan Syawal dan membangun rumah tangga denganku pada bulan Syawal pula. Maka, istri-istri Rasulullah ﷺ yang manakah yang lebih beruntung di sisi beliau dariku?’ Perawi berkata, ‘Dahulu ‘Aisyah radhiyallāhu ‘anhā suka menikahkan para wanita pada bulan Syawal.” (HR Muslim: 1423).

Para ulama, seperti Imam An-Nawawi rahimahullāh dari mazhab Syafi‘iyyah, menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan anjuran menikah pada bulan Syawal sekaligus membantah mitos kesialan yang diyakini pada masa jahiliah. Dari kisah ini, kita belajar bahwa seorang muslim harus membangun hidupnya di atas keyakinan yang benar, bukan takhayul atau kepercayaan yang tidak berdasar.

Semoga Allah ﷻ menguatkan akidah kita, menjauhkan kita dari mitos dan kesyirikan, serta memberkahi setiap rumah tangga yang dibangun di atas sunnah Rasulullah ﷺ. ***

iklan layanan masyarakat
© kabarmerdekanews.com

Baca Juga  Takdir Allah Selalu Baik , Meski Tak Selalu Terlihat Indah