RISALAH – KABAR MERDEKA | Kita bisa menjaga diri sebaik mungkin dengan olahraga rutin, makan makanan sehat, tidur cukup, bahkan tinggal di lingkungan yang nyaman. Namun, ada satu hal yang tidak bisa dihindari oleh siapa pun, sekuat apa pun ia berusaha, yaitu ajal.
Allah telah menetapkan batas waktu bagi setiap manusia. Dalam Al-Qur’an disebutkan:
وَلِكُلِّ اُمَّةٍ اَجَلٌۚ فَاِذَا جَاۤءَ اَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُوْنَ سَاعَةً وَّلَا يَسْتَقْدِمُوْنَ
“Setiap umat mempunyai ajal (batas waktu). Jika ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan sesaat pun dan tidak dapat (pula) meminta percepatan.” (QS Al-A‘rāf [7]: 34).
Rasulullah ﷺ bersabda:
إذا أراد الله قبض عبد بأرض جعل له إليها حاجة
“Sesungguhnya, jika Allah menghendaki untuk mencabut nyawa seorang hamba di suatu tempat, maka Allah jadikan hamba itu memiliki keperluan di tempat tersebut.” (HR Al-Hakim: 128 dan Bukhari dalam Adabul-Mufrad, shahih oleh Al-Albani).
Artinya, ketika Allah telah menetapkan seseorang akan meninggal di suatu tempat, Allah akan membuatnya memiliki urusan yang menuntunnya ke sana. Tidak ada satu pun yang bisa keluar dari ketentuan-Nya.
Maka, jangan terlalu percaya diri dengan usaha duniawi kita. Menjaga kesehatan itu penting, tetapi mempersiapkan bekal akhirat jauh lebih penting. Sebab, kematian tidak bisa dihindari, dan ia akan datang tepat pada waktunya sebagaimana yang telah Allah tetapkan.***













