RISALAH – KABAR MERDEKA | Keikhlasan adalah fondasi utama dalam setiap ibadah yang kita lakukan. Tanpa ketulusan hanya karena Allah ﷻ, amal ibadah yang tampak besar sekalipun bisa menjadi sia-sia. Salah satu musuh terbesar dalam beribadah adalah penyakit riya, yaitu kondisi di mana seseorang beramal hanya jika dilihat atau ingin mendapatkan pujian dari manusia lainnya.
Seseorang yang terjebak dalam riya tidak akan bisa istiqamah dalam ketaatan. Ia hanya akan bersemangat saat berada di tengah keramaian atau ketika sanjungan datang, namun menjadi lalai saat sedang sendirian.
Pujian manusia pada hakikatnya tidak memberikan manfaat nyata bagi diri kita; tidak menambah kesehatan, tidak memperpanjang usia, dan tidak pula menambah kekayaan. Sebaliknya, mengejar pujian tersebut justru berisiko besar menghapus pahala yang telah kita kumpulkan dengan susah payah di sisi Allah ﷻ.
Rasulullah ﷺ telah mengingatkan dalam sebuah hadits:
“Sesungguhnya Allah tidak menerima amal kecuali yang dilakukan dengan ikhlas dan mengharap wajah-Nya.” (HR An-Nasa’i: 3140).
Mari kita jaga hati agar tetap tulus dan menjauhkan diri dari keinginan untuk pamer. Semoga Allah ﷻ senantiasa menjaga hati kita agar selalu ikhlas dalam setiap sujud dan amal kebaikan yang kita tunaikan.***













