RISALAH – KABAR MERDEKA | Tahukah kita, ada satu momen setiap hari pada bulan puasa ketika doa begitu dekat untuk dikabulkan, tetapi sering terlewat karena kelalaian? Waktu menjelang berbuka adalah saat yang mustajab. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah radhiyallāhu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda:
ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
“Tiga orang yang doanya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizalimi.” (HR Tirmidzi: 3598. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Para ulama menjelaskan bahwa keutamaan ini mencakup rentang waktu sekitar berbuka, dan waktu yang paling utama untuk dimanfaatkan adalah saat menjelang berbuka, ketika hati masih khusyuk dalam keadaan berpuasa. Namun, tidak sedikit orang justru sibuk dengan makanan, gadget, atau obrolan hingga momen berharga itu berlalu begitu saja.
Karena itu, mari kita maksimalkan waktu mustajab ini dengan memperbanyak berdoa dengan ikhlas, menghadirkan hati, berbaik sangka kepada Allah, memulai dengan pujian dan shalawat, serta memohon dengan penuh harap agar dikabulkan.
Semoga Allah ﷻ menjadikan kita hamba yang tidak lalai, mengabulkan doa-doa kita, dan melimpahkan keberkahan pada setiap waktu.***










