Example floating
Example floating
Risalah

Ramadhan Bulan Al – Quran, Tilawah Jadi Amalan Utama

50
×

Ramadhan Bulan Al – Quran, Tilawah Jadi Amalan Utama

Sebarkan artikel ini

RISALAH – KABAR MERDEKA | Ramadhan adalah bulan ibadah dan kesempatan besar meraih pahala. Namun ada yang menjalaninya dengan tidur hampir sepanjang hari, lalu bangun hanya untuk berbuka. Puasanya mungkin sah, tetapi apakah itu sudah sesuai dengan semangat Ramadhan?

iklan layanan masyarakat
© kabarmerdekanews.com

Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi menghidupkan waktu dengan ketaatan. Kita akan dimintai pertanggungjawaban atas umur yang Allah berikan. Karena itu, Ramadhan seharusnya menjadi momen untuk memaksimalkan setiap detik dalam ibadah. Allah ﷻ berfirman:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

“Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.” (QS Aż-Żāriyāt [51]: 56).

Para sahabat memahami betul nilai ibadah ini. Abu Darda radhiyallahu’anhu berkata:

لَوْلَا ثَلَاثٌ مَا أَحْبَبْتُ الْبَقَاءَ:
سَاعَةُ ظَمَإِ الْهَوَاجِرِ،
وَالسُّجُودُ فِي جَوْفِ اللَّيْلِ،
وَمُجَالَسَةُ أَقْوَامٍ يَنْتَقُونَ جَيِّدَ الْكَلَامِ كَمَا يُنْتَقَى أَطَايِبُ الثَّمَرِ.

“Seandainya bukan karena tiga perkara, aku tidak suka tetap hidup: (1) saat-saat haus di tengah teriknya siang (yakni berpuasa), (2) sujud di tengah malam, (3) dan duduk bersama suatu kaum yang memilih perkataan yang baik sebagaimana dipilih buah yang terbaik.” (Kitab Al-La’ali al-Makkiyyah min Kalam Khair al-Bariyyah, hlm. 177).

Beliau justru menikmati dahaga puasa, karena di situlah nilai ibadahnya. Maka sangat disayangkan jika siang Ramadhan justru dihabiskan untuk tidur tanpa kebutuhan yang mendesak, hingga kehilangan kesempatan tilawah, dzikir, doa, dan amal shalih lainnya.***

Baca Juga  Suami Takut Istri? Uang Sendiri pun harus Izin Dulu,?