Example floating
Example floating
Risalah

Cara Mendidik Anak yang Belum Baligh

100
×

Cara Mendidik Anak yang Belum Baligh

Sebarkan artikel ini

RISALAH – KABAR MERDEKA | Mendidik anak yang belum baligh menuntut ketegasan yang dibalut dengan kasih sayang, bukan dengan terlalu banyak memberi pilihan yang justru belum mampu mereka pahami. Pada usia dini, anak belum memiliki kematangan akal untuk menentukan kebutuhan terbaik bagi dirinya. Oleh karena itu, orang tua sepatutnya mengarahkan, bukan menanyakan, agar anak terbiasa taat, bersyukur, dan beradab.

Islam mengajarkan pembiasaan sejak usia dini. Hal ini ditegaskan dalam sabda Rasulullah ﷺ:

مُرُوْا أَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِيْنَ ، وَاضْرِبُوْهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرِ سِنِيْنَ ، وَفَرِّقُوْا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ

“Suruhlah anak kalian shalat ketika berumur tujuh tahun! Dan pukullah mereka ketika berusia sepuluh tahun (jika mereka meninggalkan shalat)! Dan pisahkanlah tempat tidur mereka (antara anak laki-laki dan anak perempuan)!” (HR Abu Dawud: 495).

Hadits ini menunjukkan bahwa sebelum baligh, anak dididik dengan arahan yang jelas, pembiasaan yang konsisten, dan keteladanan, bukan dengan pilihan bebas yang justru dapat menumbuhkan sikap membantah. Oleh sebab itu, hendaknya orang tua membiasakan anak menerima apa yang telah disiapkan dengan adab, diawali dengan basmalah dan diakhiri dengan rasa syukur, agar kelak tumbuh menjadi pribadi yang patuh dan berakhlak mulia.

Semoga Allah ﷻ menganugerahkan kepada kita anak-anak yang shalih, berbakti, dan menyejukkan pandangan.***

Baca Juga  Belum Menikah Karena Belum Ada Jodoh
Risalah

بِسْــــــــــــــمِے اللّٰهِےارَّحْمٰنِ ارَّحِيْــــــــــــــمِے Apa ada bacaan terbaik di…