Example floating
Example floating
Risalah

Allah Mencintai Pergaulan yang Baik

118
×

Allah Mencintai Pergaulan yang Baik

Sebarkan artikel ini

RISALAH – KABAR MERDEKA | Pernahkah kita mencoba merespons emosi dengan kelembutan, lalu melihat suasana perlahan berubah? Cara kita bersikap sering kali lebih kuat daripada kata-kata. Inilah pelajaran berharga dari akhlak Rasulullah ﷺ yang patut kita renungkan bersama.

iklan layanan masyarakat
© kabarmerdekanews.com

Dalam jiwa Nabi Muhammad ﷺ, kelembutan selalu diutamakan dibanding kekasaran. Beliau memilih memaafkan daripada membalas, memberi daripada menahan. Allah ﷻ mencintai pergaulan yang baik, penuh keramahan, kesantunan, dan sopan santun. Kelembutan selalu membawa kebaikan, dalam kondisi apa pun dan kepada siapa pun. Tidak ada dampak dari sikap lembut kecuali kebaikan.

Allah ﷻ berfirman:

وَاِنَّكَ لَعَلٰى خُلُقٍ عَظِيْمٍ

“Sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (QS Al-Qalam [68]: 4)

Rasulullah ﷺ  bersabda dalam sebuah hadits:

فَإِنَّ الرِّفْقَ لَمْ يَكُنْ فِى شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ زَانَهُ وَلاَ نُزِعَ مِنْ شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ شَانَهُ

“Sesungguhnya lemah lembut tidaklah ada pada sesuatu kecuali akan menghiasinya, dan tidaklah dicabut dari sesuatu kecuali akan memperkeruhnya.” (HR Abu Dawud, sanad shahih).

Sesungguhnya kelembutan tidaklah ada pada sesuatu kecuali akan menghiasinya, dan tidaklah dicabut dari sesuatu kecuali akan membuatnya buruk.

Mari kita jadikan kelembutan sebagai jalan dalam bermuamalah, meneladani Rasulullah ﷺ dalam sikap, tutur kata, dan cara memperlakukan sesama. Semoga Allah ﷻ  menghiasi hati kita dengan akhlak yang mulia.***

Baca Juga  Semulia Apapun Dirimu , Allah Tetap Menguji