RISALAH – KABAR MERDEKA | Salah satu nikmat terbesar dari Allah adalah ketika kita berada di atas Islam. Ada yang Allah lahirkan langsung dalam keadaan muslim, ada juga yang Allah berikan hidayah di usia dewasa menjadi seorang muallaf. Itu adalah pilihan Allah yang sangat luar biasa.
Allah ﷻ berfirman:
اَفَمَنْ شَرَحَ اللّٰهُ صَدْرَهٗ لِلْاِسْلَامِ فَهُوَ عَلٰى نُوْرٍ مِّنْ رَّبِّهٖ ۗفَوَيْلٌ لِّلْقٰسِيَةِ قُلُوْبُهُمْ مِّنْ ذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اُولٰۤىِٕكَ فِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ
“Maka, apakah orang yang Allah bukakan hatinya untuk (menerima) agama Islam, lalu mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang hatinya membatu)? Maka, celakalah mereka yang hatinya membatu dari mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.” (QS Az-Zumar [39]:22
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَن يُرِدِ اللهُ به خيرًا يُفَقِّهْه في الدينِ
“Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, niscaya Allah akan jadikan ia faham dalam agama” (Muttafaqun ‘alaihi).
Maka, mari kita syukuri nikmat ini dengan menjaga keimanan, terus belajar agama, dan mengamalkan Islam dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai hati menjadi keras hingga menolak cahaya Allah ﷻ. Semoga Allah ﷻ selalu menjaga kita dalam hidayah-Nya hingga akhir hayat. (Red/ LG)***











