Example floating
Example floating
Risalah

Ciri – ciri Hamba yang Diterima Amalnya Oleh Allah SWT

1
×

Ciri – ciri Hamba yang Diterima Amalnya Oleh Allah SWT

Sebarkan artikel ini

RISALAH – KABAR MERDEKA | Pernahkah kita bertanya, bagaimana tanda amal kita diterima oleh Allah ﷻ? Salah satu tandanya adalah ketika seseorang terus dimudahkan untuk melakukan ketaatan setelah ketaatan sebelumnya. Semakin rajin shalat setelah shalat, semakin gemar bersedekah setelah bersedekah, dan semakin jauh dari maksiat setelah bertaubat. Allah ﷻ berfirman:

وَالَّذِيْنَ اهْتَدَوْا زَادَهُمْ هُدًى وَّاٰتٰىهُمْ تَقْوٰىهُمْ

“Orang-orang yang mendapat petunjuk akan ditambahi petunjuk(-nya) dan dianugerahi ketakwaan (oleh Allah).” (QS Muḥammad [47]: 17)

Sebaliknya, tanda amal yang tidak diterima ialah ketika seseorang kembali lalai dan tenggelam dalam dosa setelah melakukan kebaikan. Imam Ibnu Rajab Al-Ḥanbalī rahimahullāh berkata:

علامةُ قبولِ الطَّاعةِ أنْ توصَلَ بطاعةٍ بعدَها، وعلامةُ ردِّها أنْ توصَلَ بمعصيةٍ.

“Tanda diterimanya suatu ketaatan adalah ketaatan itu berlanjut dengan ketaatan berikutnya. Dan tanda ditolaknya suatu ketaatan adalah ketaatan itu diikuti dengan kemaksiatan.” (Laṭā’if Al-Ma‘ārif, hlm. 156).

Karena itu, jangan merasa aman hanya dengan satu amal, tetapi teruslah menjaga istiqamah hingga akhir hayat. Semoga Allah ﷻ menerima amal ibadah kita, meneguhkan hati kita di atas ketaatan, dan menjadikan akhir hidup kita dalam keadaan husnul khātimah. Āmīn.

Allāhu Ta‘ālā a‘lam biṣhawāb. (Red/khb)***

Baca Juga  Apakah Bisa Masjid Dipakai Untuk Menyambut Tamu