Example floating
Example floating
Risalah

Mengenal Alam Bardzah

3
×

Mengenal Alam Bardzah

Sebarkan artikel ini

RISALAH – KABAR MERDEKA | Yang pertama kali akan kita hadapi dalam menuju alam bardzakh itu adalah apa yang dinamakan dengan sakaratul maut. Sakaratul maut adalah saat manusia mendekati kematiannya, dimana jiwanya sedang berusaha mengakhiri kontaknya dengan  badan, karena mendengar panggilan dari Dzat Yang Memilikinya secara hakiki.

iklan layanan masyarakat
© kabarmerdekanews.com

Sakaratul maut itu sakit rasanya.   Rasululloh gambarkan rasa sakitnya sakaratul maut  dalam sebuah hadits yang artinya :

“Sakitnya sakaratul maut itu kira – kira tigaratus sakitnya pukulan dengan pedang.”  (HR. Imam Ibnu Abid Dunya)

Keluarnya ruh dari jasad/badan dapat dilihat dari gerakan mata, sebagaimana yang telah terjadi di zaman Rasulullah SAW . Di saat itu Abu Salamah hendak meninggal dunia dan sudah sampai puncak sakaratul maut. Dalam hal ini Rasulullah SAW memberitakan kepada kita melalui sabdanya :

“Sesungguhnya ruh itu dicabut terus diikuti oleh mata. Para keluarganya lalu gemuruh kemudian Rasulullah SAW bersabda pula, ‘Janganlah engkau semua mendoakan terhadap dirimu sendiri kecuali dengan yang baik – baik saja, maka sesungguhnya malaikat itu sama mengaminkan pada apa yang kamu ucapkan.’ ”  (HR. Imam Muslim)

Pada saat sakaratul maut para malaikat turun dan berada di sisi kepalanya dan akan diperlihatkan kepadanya apa yang akan dialaminya pada alam selanjutnya.

Pertama, orang yang bertakwa dan beramal soleh akan melihat surga dengan berbagai kenikmatan surgawi, taman dan istananya yang megah dan indah, bidadari yang jelita penuh pesona tersenyum padanya, sungai, danau dan semua keindahan membentang dipelupuk matanya. Ia akan terburu – buru untuk mendapatkan nikmat itu.Ruhnya ditarik oleh malaikat sedikit demi sedikit dan dengan penuh kelembutan. Perhatiannya yang telah beralih pada kenikmatan surga akan membuat terkurangi sakit yang dirasakannya. Ruhnya pun keluar dengan damai dan membias senyum tipis pada bibir – bibirnya yang memucat. Setiap bagian anggota badannya berpamitan satu sama lain “Assalaamu ‘alaika illaa yaumil kiamah.”
Allah berfirman dalam Al Quran yang artinya :

Baca Juga  Bayangkan, Bagaimana Jika Hari ini Adalah Hari Terakhirmu

“Turunlah para malaikat kepada mereka dan berkata : “Janganlah kamu sekalian takut dan susah, bahkan bergembiralah kamu sekalian dengan surga yang telah dijanjikan kepada kamu.’ “
(QS. Fushshilat : 30)

Kedua, jika si mati adalah ahli maksiat, dengan timbangan amal yang lebih berat keburukannya, maka ia akan diperlihatkan di matanya neraka dan segala azabnya, siksa yang pedih, jurang yang menganga dan api yang menyala, berbagai alat siksaan seakan telah mendera sekubur tubuhnya. Maka belum ditarikpun jiwanya sudah berontak karena enggan mati, terlebih lagi malaikat Izrail karena merasa jengkel akan menyentaknya (ruh) keluar dari badan tanpa ampun dan belas kasihan. Maka seluruh rasa sakit akan berkumpul pada dirinya, sakit oleh bayangan penglihatan siksa neraka dan sakit oleh tersentaknya jiwa (ruh) oleh malaikat. Sungguh sakit yang tidak terperikan.

Dan rasa sakit ini awal dari segudang rasa sakit yang lain yang akan dialaminya sejak dari hari itu hingga hari kiamat, bahkan dia bakal kekal dalam kesakitannya jika tidak ada setitik iman dihatinya. Na’udzubillah min dzalik. ***

Source : Buku “Sisi Gaib Perjalanan Manusia Dari Alam Kandungan Hingga Alam Bardzah”, Saifulloh & Achmad MA, Karya Agung Surabaya (2003)*