Example floating
Example floating
Risalah

Benarkah Menikah Membuka Pintu Rezeki?

8
×

Benarkah Menikah Membuka Pintu Rezeki?

Sebarkan artikel ini



RISALAH – KABAR MERDEKA | Banyak orang bertanya, harus menunggu mapan dulu untuk menikah, atau justru menikah bisa menjadi jalan datangnya rezeki? Dalam Islam, rasa takut miskin bukan alasan untuk menunda pernikahan. Karena rezeki bukan ditentukan oleh status menikah atau belum, tetapi oleh Allah ﷻ.

Allah ﷻ berfirman yang artinya:
“Nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu .… Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya.”
(QS An-Nūr [24]: 32)

iklan layanan masyarakat
© kabarmerdekanews.com

Ayat ini jelas menunjukkan bahwa kemiskinan bukan penghalang menikah. Justru Allah menjanjikan kecukupan. Para sahabat pun memahami hal ini. Abdullah bin Mas’ud radhiyallāhu ‘anhu berkata, “Carilah kecukupan dengan menikah.” Rasulullah ﷺ juga bersabda, “Ada tiga orang yang pasti mendapatkan pertolongan Allah … salah satunya adalah orang yang menikah untuk menjaga kehormatan dirinya.” (HR An-Nasā’i: 3218, At-Tirmiżī: 1655, Ibnu Mājah: 2518 – hasan).

Artinya, menikah dengan niat yang benar bukan menghalangi rezeki, justru menjadi sebab datangnya pertolongan Allah.

Namun perlu dipahami, menikah bukan tanpa persiapan. Tetap ada ikhtiar: kesiapan, tanggung jawab, dan kesungguhan. Yang keliru adalah menjadikan “takut miskin” sebagai alasan utama menunda. Karena, pada hakikatnya bukan pekerjaan yang menjamin rezeki, dan bukan pernikahan yang menahannya. Yang menjamin adalah Allah.

Maka, luruskan cara pandang. Jangan takut menikah karena miskin, tetapi bertawakallah kepada Allah sambil terus berikhtiar dengan cara yang halal. Semoga Allah ﷻ melapangkan rezeki kita, memudahkan langkah menuju pernikahan yang berkah, dan menjadikan rumah tangga sebagai ladang pahala. Āmīn.

Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb.***

Baca Juga  Akibat Mencela Dosa Orang Lain