RISALAH – KABAR MERDEKA | Pernah merasa disakiti, dirugikan, atau diperlakukan tidak adil oleh orang lain? Rasanya memang tidak enak. Tapi sebagai seorang muslim, kita diajarkan untuk melihat ini dari sudut pandang yang lebih luas.
Dalam Islam, tidak ada satu pun perbuatan yang luput dari balasan Allah. Sekecil apapun kebaikan dan keburukan akan diperlihatkan dan dibalas dengan adil. Allah ﷻ berfirman:
فَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَّرَهٗۚ
“Siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah, dia akan melihat (balasan)-nya.” (QS Az-Zalzalah [99]: 7).
وَمَنْ يَّعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ ࣖ
“Siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah, dia akan melihat (balasan)-nya.” (QS Az-Zalzalah [99]: 8).
Artinya, ketika kita dizalimi, sebenarnya kita tidak rugi. Justru kita bisa “memanen” pahala dari orang yang menzalimi kita. Selama kita bersabar dan tidak membalas dengan keburukan, Allah yang akan membalasnya dengan sempurna.
Para ulama terdahulu bahkan mencontohkan akhlak luar biasa. Ketika ada yang menggibah mereka, bukannya marah, justru mereka berterima kasih, karena merasa telah “diberi” pahala tanpa harus beramal.
Sebaliknya, kita juga diingatkan untuk tidak menzalimi orang lain. Karena setiap kezaliman akan dimintai pertanggungjawaban, jika tidak di dunia maka di akhirat.
Jadi, kalau hari ini kamu merasa dizalimi, tenang saja. Tidak ada yang hilang di sisi Allah. Semua akan kembali, bahkan dengan balasan yang lebih baik. Tetap jaga hati, perbaiki diri, dan serahkan keadilan sepenuhnya kepada Allah.
Allāhu Ta‘ālā a‘lam bish-shawab.***













