RISALAH – KABAR MERDEKA | Pernahkah kita bertanya, mengapa shalat malam begitu istimewa hingga para salaf menjaganya dengan penuh kesungguhan? Padahal, ibadah tersebut dilakukan saat manusia terlelap dan badan ingin beristirahat. Di situlah letak kemuliaannya.
Shalat malam bukan ibadah yang dilakukan dengan tergesa. Rasulullah ﷺ berdiri begitu lama dalam shalatnya hingga telapak kaki beliau pecah-pecah. Itu semua karena panjangnya berdiri dan banyaknya ayat yang dibaca. Dalam shalat malam terdapat tingkatan keutamaan, dari membaca ayat yang sedikit hingga yang banyak, dan semuanya memiliki pahala tersendiri. Yang terpenting adalah konsistensi dan keikhlasan, dimulai dari kemampuan diri, lalu meningkat secara bertahap.
Allah ﷻ berfirman:
اِنَّ نَاشِئَةَ الَّيْلِ هِيَ اَشَدُّ وَطْـًٔا وَّاَقْوَمُ قِيْلًاۗ
“Sesungguhnya bangun malam itu lebih kuat (pengaruhnya terhadap jiwa) dan lebih mantap ucapannya.” (QS Al-Muzzammil [73]: 6)
Rasulullah ﷺ bersabda, “Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR Muslim)
Mari kita jaga shalat malam, walau singkat, walau sedikit bacaan, karena di situlah kedekatan seorang hamba dengan Rabb-nya dibangun. Semoga Allah ﷻ memberi kita kekuatan untuk istiqamah dan menerima setiap amal yang kita kerjakan.***













