RISALAH – KABAR MERDEKA | Pernahkah kita berhenti sejenak dan bertanya, kenapa Islam begitu menekankan pentingnya ilmu? Kenapa majelis ilmu selalu disebut sebagai jalan kebaikan dan keberkahan? Mari kita renungkan bersama.
Menuntut ilmu agama bukan sekadar menambah pengetahuan, tetapi merupakan fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim. Dengan ilmu, seseorang diarahkan untuk selalu berada di jalan yang benar. Islam tidak mengenal kebodohan, kemalasan, atau sifat-sifat buruk seperti dendam, suka mengganggu orang lain, dan perilaku negatif lainnya. Justru Islam membimbing umatnya agar memiliki ilmu yang menuntun kepada akhlak yang mulia.
Orang yang memiliki ilmu agama akan memahami keutamaan berbuat baik, jujur, amanah, peduli kepada sesama, memaafkan, dan menjaga diri dari perbuatan yang dilarang. Dengan ilmu pula seseorang mampu menjauhi ghibah, fitnah, kedzaliman, dan berbagai dosa lainnya. Inilah sebabnya ilmu dikatakan sebagai penuntun menuju jalan surga, karena ilmu memandu setiap langkah hidup seorang hamba.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ
“Allah niscaya akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.” (QS Al-Mujādalah [58]: 11).
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR Muslim: 2699).
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mencintai ilmu, istiqamah dalam ketaatan, serta dijauhkan dari perbuatan yang dilarang, hingga akhirnya dimudahkan menuju surga-Nya.***











