Example floating
Example floating
News

Desa Sukamulya Terima Bantuan Pembangunan Irigasi Pertanian

274
×

Desa Sukamulya Terima Bantuan Pembangunan Irigasi Pertanian

Sebarkan artikel ini

KABAR MERDEKA | Keberadaan saluran irigasi memiliki posisi yang sangat penting. Saluran irigasi yang bagus akan menunjang peningkatan hasil pertanian sehingga perekonomian nantinya akan terus berjalan dan berkembang.

Hal ini yang mendorong Pemerintah Desa Sukamulya Kecamatan  Caringin Kabupaten  Sukabumi terus mengupayakan adanya bantuan untuk pembangunan saluran irigasi. Salah satunya adalah melalui Pelaksanaan Program Pembangunan Irigasi Pertanian Tahun Anggaran 2024 Dinas Pertanin Kabupaten  Sukabumi untuk para petani di Sukamulya, yang tergabung dalam kelompok tani. Dana bersumber dari APBD Pemkab Sukabumi.

iklan layanan masyarakat
© kabarmerdekanews.com

“Saluran irigasi yang dibangun di Sukamulya pekerjaannya dilakukan secara kontrak oleh rekanan CV,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat di Desa Sukamulya,Sabtu (01/06/2024).

Pelaksanaan pembangunan saluran irigasi telah dilaksanakan sejak bulan Mei 2024.

“Agar saluran irigasi tetap bisa digunakan dengan baik,seyogyanya semua pengguna air melakukan perawatan secara rutin membersihkan saluran-saluran irigasi ini dari sampah dan benda-benda yang dapat merusak bangunan saluran air,” harap Ketua Poktan.

Kades Sukamulya , menyambut baik bantuan saluran irgasi ini. Ia berharap nantinya pembangunan serupa dapat dilakukan di saluran lainnya, sehingga dapat memaksimalkan hasil pertanian para warga.

“Bisa lebih menyejahterakan masyarakat Sukamulya khususnya dan warga masyarakat pada umumnya,” tukas kades.

Warga Desa Pasirdatar juga menyambut positif pembangunan saluran irigasi ini. M. Jeri salah satu warga menyebutkan bahwa dengan adanya pembangunan ini, dia bersama petani lainnya akan lebih mudah dan cepat dalam melakukan pengairan di sawahnya.

“Kami lebih mudah dan cepat dalam hal pengairan tanaman di sawah kami, yang sebelumnya memang mengalami kesulitan, terutama pada saat musim kemarau, air sudah habis terserap di tanah karena jauhnya jarak sumber air dengan sawah kami. Pembangunan ini benar-benar sangat membantu kami,” ungkap M. Jeri.***

Baca Juga  Pertama di Indonesia Kemenkumham Jabar Menggandeng HIPMI Atasi Permasalahan Sampah Plastik di Jawa Barat

Jeje Hermawan