Example floating
Example floating
News

Orientasi Kader TPK 2024 Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung

383
×

Orientasi Kader TPK 2024 Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung

Sebarkan artikel ini

KAB BANDUNG – KABARMERDEKA |Orientasi TPK Kecamatan Kutawaringin dilaksanakan di Aula Kantor Desa Kopo, Jalan Cipatik, pada Senin (04/03/24).

iklan layanan masyarakat
© kabarmerdekanews.com

Hadir pada Orientasi TPK,
Kepala UPT Dalduk dan PK ,Hajah Jaenabiyah,Camat Kutawaringin Drs. Asep Ruswandi ,Ketua TP PKK Kecamatan Kutawaringin ,Kepala KUA, Kepala Desa Kopo yang diwakili oleh Sekdes ,Bidan Desa dan Kader TPK dari tiga desa yakni, Desa Kopo, Desa Sukamulya dan Desa Buninagara.

Dikatakan Kepala UPT Dalduk PK Kecamatan Kutawaringin, Hajah Jaenabiyah, stunting merupakan isu nasional. Presiden Republik Indonesia telah mencanangkan target optimis menjadi 14 persen pada tahun 2024 yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

“Untuk itu, percepatan penurunan stunting memerlukan strategi dan metode baru yang lebih kolaboratif dan berkesinambungan mulai dari hulu hingga hilir. Salah satu pembaruan strategi percepatan penurunan stunting adalah pendekatan keluarga melalui pendampingan keluarga berisiko stunting untuk mencapai target sasaran, yakni Calon Pengantin (Catin)/Calon Pasangan Usia Subur, Ibu Hamil dan menyusui sampai dengan pasca persalinan, dan balita usia 0-59 bulan.” Ujar Ka UPT.

Menurutnya, dalam pelaksanaan pendampingan keluarga berisiko stunting diperlukan Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang merupakan kolaborasi di tingkat lapangan yang terdiri dari Bidan, Kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (Kader TP-PKK) serta Kader Keluarga Berencana (Kader KB) untuk melaksanakan pendampingan keluarga berisiko stunting.,Epulcinta mengabarkan

Dikatakan,Tim Pendamping Keluarga akan berperan sebagai ujung tombak percepatan penurunan stunting. Para Kader TPK akan mengawal proses percepatan penurunan stunting dari hulu, terutama dalam pencegahan, mulai dari proses inkubasi hingga melakukan tindakan pencegahan lain dari faktor langsung penyebab stunting.

Baca Juga  Musda 2026 Tetapkan Nunung Sriyanto,SH.MM sebagai Ketua Dekopinda Kota Semarang

“Oleh karena itu kepada Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa/Kelurahan mari kita berikan dukungan, motivasi dan juga perhatian kepada Kader-Kader TPK dalam menjalankan pekerjaan mulia ini. Mari bersama-sama kita berkolaborasi, sukseskan upaya percepatan penurunan stunting melalui pendampingan kader TPK,” harap Hajah Jaenabiyah.***

Reporter : Husni Holik

Editor : Lili Guntur