SUKABUMI – KABAR MERDEKA |Yayasan Pasim Sukabumi dalam rangka ikut berpartisipasi memeriahkan Hari Santri Nasional, pada hari Kamis 26 Oktober 2023 gelar acara Pasim Bershalawat yang dilaksanakan di Komplek Pendidikan Pasim Sukabumi, Jl. Prana No. 8A, Cikole, Kota Sukabumi, yang dimulai pukul 18:30 WIB, dengan tema ” Jihad Santri Jayakan Negeri”.
Hari Santri Nasional di Indonesia diperingati setiap tanggal 22 Oktober setiapnya, sesuai keputusan Presiden RI No 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri. Hal ini untuk memperingati peran santri dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Ripublik Indonesia.
Beberapa rangkaian agenda pada acara Pasim Bershalawat diantaranya:
Penyerahan cendramata yang akan diberikan oleh ketua Yayasan pasim kepada ketua tanfidziyah NU, Rois Syuriyah NU dan PJ Walikota Sukabumi yang diwakili oleh Sekda Kota Sukabumi Dada Sembada.

Penyerahan cendramata yang akan diberikan oleh ketua Tanfidziyah dan Rois Syuriyah NU Kota Sukabumi kepada ketua Yayasan PASIM Sukabumi, Wati Purnaningrum SE.
Rangkaian peringatan Hari Santri Nasional tersebut diinisiasi oleh para ulama dan tokoh pemuda Nahdlatul Ulama Kota Sukabumi.
Pasim Bershalawat yang dilaksanakan oleh Yayasan Pasim Sukabumi untuk memperingati Hari Santri Nasional didukung oleh seluruh tokoh tokoh ulama dan seluruh Nahdlatul Ulama baik Kota maupun di Kabupaten Sukabumi.
Pada gebyar Pasim Bershalawat tersebut dihadiri oleh ribuan orang yang terdiri dari beberapa santri dari beberapa pesantren serta keluarga besar yayasan pasim Sukabumi.
Acara Pasim Bershalawat ini direncanakan akan diadakan setiap tahun saat bertepatan dengan Hari Santri Nasional oleh Yayasan Pasim Sukabumi.
Kepada Kabar Merdeka, Wati Purnaningrum yang kapasitasnya selaku ketua Yayasan Pasim Sukabumi sekaligus tokoh perempuan yang akan mengabdikan dirinya untuk negeri khususnya untuk Kota Sukabumi lewat partai PKB pada Pileg 2024 mendatang, mengatakan serta menginformasikan beberapa hal terkait pencanangan program Yayasan Pasim Sukabumi kedepannya.
“Saya sebagai ketua yayasan pasim menginformasikan kepada seluruh jamaah yang bershalawat bahwa Yayasan Pasim akan segera membuka pesantren yang bernama pesantren Almukadam, pesantren ini di bawah naungan Nahdatul Ulama” ujarnya.
“saya pun menginformasikan bahwa Yayasan Pasim memberikan bea siswa pendidikan kepada seluruh santri yang ada di Kota Sukabumi untuk bisa bersekolah gratis di SMK pasim, kuota yang kami berikan untuk tahun ajaran 2023 -2024 yaitu sebesar 150 bea siswa bagi santri yang ikut melanjutkan sekolah ke SMK Pasim tentunya atas rekomendasi dari para pengurus PC NU Sukabumi” ungkap Wati.
Gebyar Pasim Bershalawat yang dilaksanakan oleh Yayasan Pasim Sukabumi, menjadi magnet atau ketertarikan Pemerintah Kota Sukabumi, Dada Sembada, Sekda Kota Sukabumi yang hadir pada acara tersebut mewakili PJ Walikota mengatakan bahwa Pasim Bershalawat ini harus dicontoh oleh semua lembaga dan elemen masyarakat.
“Pasim Bershalawat ini harus dicontoh insyaallah pemerintah daerah akan menyelenggarakan acara Sukabumi bershalawat yang terinspirasi oleh pasim Bershalawat” kata Dida. (Agus Pren)













