Example floating
Example floating
News

OPSHID FKYME Di Hari Sumpah Pemuda Ke-95 Bangun 65 Unit Rumah Syukur Gratis

316
×

OPSHID FKYME Di Hari Sumpah Pemuda Ke-95 Bangun 65 Unit Rumah Syukur Gratis

Sebarkan artikel ini

SEMARANG – KABAR MERDEKA|
Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah Front Ketuhanan Yang Maha Esa (OPSHID FKYME) di hari Sumpah Pemuda ke-95 dan lahirnya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya membangun 65 unit rumah secara gratis diperuntukan bagi saudara NKRI yang berhak mendapatkannya.

Pembangunan 65 unit rumah dimulai serentak pada 17 September 2023 ditandai dengan peletakkan batu pertama melalui Program Rumah Syukur Layak Huni (PRSLH).

iklan layanan masyarakat
© kabarmerdekanews.com

PRSLH dalam pembangunannya dengan cara merobohkan bangunan yang tidak layak huni lalu dibangun dari kembali dari awal menjadi rumah yang bagus dan layak huni.

Dalam pembangunannya dikerjakan secara profesional, material yang digunakan sangat berkualitas hingga konstruksi bangunan kuat dan kokoh.

Sekretaris DPP OPSHID FKYME Mulyono menjelaskan Rumah Syukur bukan rumah layak huni.” kalau rumah layak huni kesannya untuk masyarakat umum, tapi ini rumah yang dibangun terkesan mewah ada yang berkomentar rumah layak jual.

“Ini semua dikerjakan oleh tenaga dari teman teman OPSHID yang tersebar diseluruh Indonesia,” ujar Mulyono kepada media saat dilokasi pembangun rumah di wilayah Sawah Besar Kota Semarang, Selasa (24/10/2023).

Menurutnya pembangunan rumah syukur ini dikerjakan oleh tenaga terampil dan ahli dibidangnya dengan material pilihan sehingga kualitasnya tidak perlu diragukan.

“Memberikan yang terbaik itu obsesi kami bersama tenaga pembangun yang ahli dalam mewujudkan berdirinya Rumah Syukur gratis bagi yang berhak mendapatkannya melalui seleksi,” ucap Mulyono.

Penerima Rumah Syukur sudah mendapatkan fasilitas lengkap termasuk
Perabot isi rumah serta fasilitas penunjang sehari hari.

“Terkait pemberdayaan ekonomi, berdasarkan pengalaman pembangunan Rumah Syukur sebelumnya, penerima yang dulu di masyarakat dikenal “miskin” mereka mendapatkan subsidi dari pemerintah.

Namun, setelah rumahnya berubah menjadi mewah, ada yang akhirnya subsidi
tersebut dicabut sehingga merugikan penerima, atau bisa dikatakan rumahnya bagus rezeqinya terputus,” ujar Mulyono

Baca Juga  Jalan Santai Bersama MasWal di Wates Kedungjati Grobogan

“Selain itu temen temen OPSHID juga fasilitas lainnya berupa Kios,” ujar Mulyono

Yang mendasari program Rumah Syukur kali ini berbeda dari sebelumnya adalah desain rumah yang mengalami perubahan dan peningkatan dari sebelumnya,” ujarnya

Ciri khusus Rumah Syukur OPSHID lanjut Mulyono

Rumah Syukur sebelumnya didominasi warna ungu, design bangunan minimalis indah. Design ukuran rumah, luas tanah serta bangunan rumah yang baru lebih didominasi warna kuning kenari.

Program RSLH sumber pendanaan berasal dari kemandirian jiwa jiwa Opshid dan juga dari Warga Shiddiqiyyah yang tersebar diseluruh tanah air. Juga dibantu oleh PT Sehat Tentrem Jaya Lestari yang bergerak dibidang tembakau.

Mulyono menambahkan pembangunan rumah syukur ini tersebar di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Di Jatim 26 unit
mayoritas berada di Jawa , Jateng 10 unit, DIY 4 unit, Jawa Barat 4 unit, DKI Jakarta 4 unit, Banten 1 unit, Lampung 5 unit, Bengkulu 1 unit, Jambi 2 unit, Sumatera Selatan 2 unit, Riau 2 unit, Sumatera Utara 1 unit, dan Kalimantan Timur 1 unit.

“Tahun ini jumlah paling banyak, program ini dalam rangka Sumpah Pemuda yang merupakan program Pimpinan OPSHID,

Perlu dicatat, program ini himbauan dari pimpinan OPSHID untuk membangun ini dalam rangka Sumpah Pemuda ditargetkan selesai dalam waktu 40 hari,” ujar Mulyono

Kami berharap semoga Tasyakkuran Sumpah Pemuda dan Lahirnya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya ke 95 ini
dapat menjadi momentum besar yang membawa OPSHID FKYME pada kejayaan Indonesia,” ucapnya mengakhiri pembicaraan kepada kabarmerdekanews.com (Untung T)***