SUKABUMI – KABAR MERDEKA | Terlihat padat kendaraan perminggu khususnya di hari Jum,at Sabtu dan Minggu semakin meningkat setelah di bukanya Exsit Tol Parungkuda dari Jabodetabek ke Kab Sukabumi, karena jarak tempuh hanya 2:30 jam membuat wisatawan dan pemburu bisnis mulai melirik Kab Sukabumi, baik bisnis pariwisata yang bergerak di bidang hotel, rumah makan dan sektor investasi lainnya. Senin (9/10/2023).
“Ini adalah hal positif bagi sektor ekonomi pariwisata Kab Sukabumi, tinggal Pemkab Sukabumi lebih menata dan menggali sektor pariwisata baik segi objek atau sarana infrastruktur baik sarana penunjang seperti bangunan taman taman, akses jalan yang lebih membuat wisatawan terpukau melihat keindahan Kab Sukabumi, karena ini akan mendorong ekonomi Kab Sukabumi sejahtera sesuai visi misi bapak bupati.” Terang E. Suhendi Ketua KPK Jabar Setda Sukabumi.
Kita harus mulai tata, objek-objek lokasi wisata, mulai kita gali, kita mulai perbaiki sarana baik sarana yang ada di objek wisata atau sarana menunjang lainnya, seperti jalan yang menuju akses wisata baik jalan nasionalnya jalan provinsi dan jalan kabupaten.
Tentu sinergritas antara Pemerintah tingkat 1 dan 2 serta Pemerintah Pusat harus fokus dalam hal pembangunan yang merata demi daya tarik wisatawan dan para pelaku bisnis yang mau berinvestasi di Kab Sukabumi dengan semakin mudahnya akses, kedepan Sukabumi yakin bisa seperti kabupaten yang bisa memberikan kesejahteraan untuk masyarakat Sukabumi.
Sektor pariwisata sejatinya memiliki andil yang besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan segala keagungan wisata yang dimiliki, maka sudah seharusnya potensi yang ada itu digali dan dikembangkan.
Selain itu, pariwisata merupakan salah satu daya tarik sebuah daerah, yang dimana dapat mendatangkan sumber pendapatan karena memiliki objek wisata yang berbeda dari daerah lain sehingga orang akan tertarik untuk mengunjunginya.
Bila ingin mengunjungi sebuah daerah di Indonesia, sudah pasti objek wisata sangat diperhitungkan karena baik itu kunjungan kerja atau wisata.
Dengan begitu mereka yang datang selain menikmati wisata dan kunjungan kerja juga akan membeli oleh-oleh khas daerah tersebut, yang tentunya dapat menggerakkan ekonomi dan pendapatan masyarakat khususnya bagi warga sekitar Sukabumi yang terlibat langsung dalam pengelolaan pariwisata.
Pembangunan kebudayaan dan kepariwisataan adalah bagian dari proses pembangunan daerah dan pembangunan karakter masyarakat menuju masyarakat yang mandiri, maju, adil, makmur dan beradab.
Selain itu juga merupakan rangkaian upaya pembangunan yang berkesinambungan yang meliputi seluruh aspek kehidupan masyarakat, seperti aspek agama, ekonomi, pendidikan, sosial dan budaya.
Jadi, sudah jelas dengan adanya pariwisata dapat memakmurkan masyarakat sekitar Sukabumi dengan berjualan makanan khas daerahnya maupun mengelola tempat wisatanya sehingga hati para pengunjung merasa senang dengan pengalaman berwisata di daerah tersebut.(Jeher)***
Sektor Kepariwisataan Sukabumi Meningkat












