“Festival itu rencananya juga akan diselenggarakan sampai tingkat provinsi maupun sampai nasional. Jadi nanti juara satu di setiap daerah akan berkumpul membawakan bahasa daerahnya masing-masing dalam Cabang-cabang lomba tersebut,” katanya.

Mahmud Rochmat menambahkan, Festival Tunas Bahasa Ibu tahun ini mengambil tema Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD).
“Karena bahasa ibu sangatlah penting di Kabupaten Garut,bersama ngamumule bahasa Sunda maka semua perlombaan menggunakan implementasi bahasa Sunda maupun hasil yang memuaskan,maka Korwil Pendidikan Cibatu mengundang team juri dari luar dan penilai (juri) sebanyak 29 orang dari masing-masing memiliki kemampuan sehingga yang akan menghasilkan juara sebenarnya prestasi anak tersebut,”tandasnya
Melalui festival tersebut diharapkan anak-anak bisa berbicara menggunakan bahasa Sunda, memahami cara menulis dan membaca aksara sunda, serta dapat mengekspresikan imajinasi melalui dongeng dan cerita pendek berbahasa sunda.
“Sehingga nantinya anak-anak di Kabupaten Garut punya karakter nyunda yang kuat, supaya bahasa dan budaya sunda itu betul-betul mendarah daging di dalam diri anak. Tidak seperti sekarang, banyak terjadi anak-anak yang tidak tahu diajak ngomong bahasa sunda, tidak bisa menyampaikan isi hati dengan bahasa sunda. Apalagi menulis dan membaca huruf (aksara) sunda. Makanya sekarang ada gerakan revitalisasi bahasa Sunda, melalui kegiatan ini,”pungkasnya. (Ayi Ahmad)***
Editor : Lili Guntur













