Example floating
Example floating
News

Milangkala Paguron Sinar Banten Ke – 54 Dihadiri Kurang Lebih 1000 Orang Pesilat

350
×

Milangkala Paguron Sinar Banten Ke – 54 Dihadiri Kurang Lebih 1000 Orang Pesilat

Sebarkan artikel ini
Milangkala Paguron Silat Sinar Banten ke - 54, bertempat di Dome Balerame, Komplek Pemkab Bandung, Minggu (17/9/2023)
Milangkala Paguron Silat Sinar Banten ke - 54, bertempat di Dome Balerame, Komplek Pemkab Bandung, Minggu (17/9/2023)

Bandung – KABAR MERDEKA | Ketua Umum Sinar Banten, H. Dani Mishan Rakatau menyampaikan rasa terimakasih kepada para tokoh dan masyarakat yang hadir dalam acara Milangkala Ke – 54 Sinar Banten yang mengusung tema, “Beragam Dalam Budaya,Manunggal Melestarikan Budaya Nusantara,Pemersatu Kedamaian NKRI”, digelar di Dome Balerame, Komplek Pemkab Bandung, Minggu (27/9/2023).

Dani menyebut bahwa paguron Sinar Banten adalah sebuah perkumpulan silat yang bertujuan untuk melestarikan budaya ilmu seni bela diri yang sesuai dengan kultur lokal, yang diharapkan bisa berkembang dikalangan generasi muda yang kini digempur oleh ritme budaya luar.

iklan layanan masyarakat
© kabarmerdekanews.com

“Milangkala paguron Sinar Banten bertujuan untuk melestarikan seni budaya para leluhur yang diharapkan agar seluruh pendekar Sinar Banten bersinergi dengan keamanan NKRI.” Ujar Dani.

Ditegaskannya bahwa dalam milangkala ke – 54 ini penguatannya lebih ditekankan pada aspek mental spiritual.

Menurut Dani, UNESCO sudah mengakui bahwa di dunia Pencak Silat hanya ada di Indonesia. Penilaian UNESCO dari 2014 direstui pada 2019 sebagai warisan budaya tak benda.

Sementara Ketua Panitia Milangkala, Yusri Yusuf menambahkan, banyaknya undangan yang hadir menandakan bahwa Pencak Silat masih sangat dihargai oleh masyarakat maupun pesilat dan pendekar itu sendiri.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Bandung,H.Sahrul Gunawan, mantan Walikota Bandung,H.Dada Rosada, dan para pesilat yang berjumlah kurang lebih 1000 orang.(Gunawan)***

Editor : Lili Guntur

Baca Juga  Komunitas PAY Sukabumi Gelar Santunan Bagi Puluhan Anak Yatim