KOTA SUKABUMI – KABAR MERDEKA | Dalam upaya membentuk para Kader yang berkualitas, SMAN 2 Kota Sukabumi mengadakan Diklat Kader Kesehatan Remaja (DKKR), selama dua hari dari hari Rabu ((1/11/2023) hingga Kamis (2/11/2023) di Sekolah Jln. Karamat No. 93 Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat.
Diklat Kader Kesehatan Remaja atau disingkat DKKR merupakan salah satu program kerja UKS SMAN 2 Kota Sukabumi 2023, dengan jumlah peserta 165 siswa Kader Kesehatan Remaja (KKR).
Pada kegiatan DKKR ini melibatkan tim UKS yang terdiri dari 19 guru, serta penanggungjawab langsung oleh Kepala Sekola SMAN 2 Kota Sukabumi, Rachmat Mulyana S.Pd, M.Hum.

Dari 165 perserta KKR tersebut dibagi dalam 9 divisi atau bidang UKS, yakni :
1. Bidang Pendidikan Keterampilan Hidup Sehat
2. Bidang Kesehatan Reproduksi dan Gizi (SSK)
3. Bidang IMS, HIV/AIDS
4. Bidang Kesehatan Jasmani
5. Bidang Pengelolaan Sampah dan Kompos (SBL)
6. Bidang Sanitasi dan Toga
7. Bidang Kantin Sekolah Sehat
8. Bidang Anti Perundungan, dan Anti pornoaksi dan pornografi (SRA)
9. Bidang Anti Rokok dan Napza (BERSINAR).

Di hari pertama pelaksanaan kegiatan DKKR dibuka oleh Kepala Sekolah Rachmat Mulyana S.Pd, M, Hum, dan dihadiri oleh para Wakasek dan seluruh tim UKS SMAN 2 Kota Sukabumi, dengan menghadirkan tiga orang pemateri, diantaranya:
1. dr. Syifa Alfiah Sujana, dari Puskesmas Karang Tengah, Kota Sukabumi dengan materi Perilaku Hidup Sehat, Bersih dan Kesehatan Reproduksi di Kalangan Remaja.
2. Akhbarona Fauzan, SKM, M.A.P, Kasi Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa Lingkungan dari DLH Kota Sukabumi, dengan materi Tips Menjaga Sanitasi yang Baik dan Kantin yang Sehat.
3. M. Rizki Ananda Agustian, S.Pd, dari PMI Kota Sukabumi, dengan materi Praktik P3K Darurat dalam Kehidupan Sehari-hari.
Kepala SMAN 2 Kota Sukabumi, Rachmat Mulyana S.Pd, M. Hum, mengatakan, bahwa DKKR ini merupakan program yang sangat diperlukan oleh para siswa di sekolah, karena program tersebut merupakan kegiatan untuk membentuk para kader yang berintegritas dan mempunyai komitmen yang kuat.
“Harapan saya dengan diadakannya Diklat DKKR ini mempu menghasilkan para kader yang berkualitas dan bermartabat, semoga program ini bisa dimanfaatkan oleh para peserta sebaik mungkin serta bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat” ujarnya. (Agus Pren)













